Kepikiran gak Gan, nemu prangko jadul di gudang milik kakek ato nenek, siapa tahu nemu prangko lama dan unik dibawah ini:

The Penny Black
1. The Penny Black, adalah prangko berperekat resmi pertama di dunia, diterbitkan Pemerintah Inggris tanggal 1 Mei 1840 dan mulai digunakan tanggal 6 Mei. The Penny Black sebenarnya bukanlah prangko yang langka tetapi termasuk prangko termahal. Total cetakan 286.700 lembaran cetak dengan 68.808.000 prangko. Sebuah prangko Penny Black unused (belum dipakai) menurut katalog Scott tahun 2001 seharga $3,000 atau sekitar Rp. 28.500.000,- dan used (sudah terpakai) seharga $180 atau sekitar Rp 1.700.000,- selembarnya. Read more »
Seperti dikutip dari Asia One, siswi berusia enam tahun tersebut ingin menjadi koruptor ketika besar nanti setelah melihat kesuksesan para pejabat korup yang banyak dipublikasikan di media-media massa di negeri tirai bambu tersebut.
Wawancara siswi asal China selatan tersebut beredar luas lewat Internet dan menjadi buah bibir masyarakat China. Dalam wawancara tersebut, wajah sang siswi sengaja disamarkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kalau saya besar nanti, saya ingin jadi seorang pejabat pemerintah,” kata gadis kecil tersebut. “Pejabat seperti apa?” tanya sang pewawancara. “Pejabat yang korup, karena pejabat korup punya banyak sekali barang,” jawabnya santai.
Read more »
Gao Xianzhang adalah seorang petani dari desa Hexia di provinsi Hebei, Cina bagian utara.
Gao berhasil menciptakan buah pir berbentuk bayi setelah selama 6 tahun mencoba menyempurnakan tekhnik membuat pir bentuk bayi tersebut.
Adapun seperti yang diberitakan Ananova.com, Gao menggunakan cendawan/ tanah gembur di buah yang sedang tumbuh di pohon.
Tahun ini, Gao berhasil memanen lebih dari 10.000 buah pir berbentuk bayi dimana satu buahnya dijual sekitar £5 (sekitar Rp 83.700-an).
Kira-kira kenapa juga Gao punya ide untuk menciptakan buah pir bentuk bayi ya?
“Aku memperhatikan orang menjual semangka yang berbentuk dengan harga yang bagus, jadi aku berpikir untuk melakukan hal yang sama dengan pir-pir milikku,” ujar Gao. Read more »